Sejarah Desa

  • Dibaca: 1465 Pengunjung

Desa Mambal adalah sebuah Desa kuno yang telah ada pada abad ke 10, bila kita mengungkapkan sejarah Desa Mambal maka dapat kita lihat dari sumber-sumber sejarah berupa :

 

Benda kuno lingga yoni
            Babad dalam, pamacongah dan babad mengwi
            Informasi dari Ida Bagus Ketut Kajeng, I Gusti Ngurah Rai

            Sumber sejarah dari lingga yoni dilihat dari perkembangan lingga yoni sebagai perwujudan penghormatan terhadap dewa Siwa yang ditunjuk dalam prasasti Dinoyo tahun 759 Masehi. Dari perkembangan lingga yoni sebagai perwujudan penghormatan terhadap penghormatan Dewa Siwa berkembang sampai ke Bali yang bertebaran di tempat-tempat suci seperti puncak Penulisan. Sedangakan salaha satu lingga yoni terdapat pula di Wtungsut / Batungsut yang sekarang dapat di temukan di pura gunung rata di areal Pura Khayangan Desa lan Puseh Desa Adat Mambal, Kecamatan Abiansemal, Kabupateb Badung sebagai perwujudan penghormatan terhadap Dewa Siwa dan berfungsi pula untuk permohonan keselamatan pertanian khususnya penghalau hama / merana.

Pada Zaman pemerintahan dalam segining tahun 1580-1605 di Puri Gelgel Klungkung, Raja dibantu patihnya bernama I Gusti Agung Kaler, waktu pemerintahannya sering terjadi pemberontakan yang di lakukan oleh keluarga penatih, tetapi atas kepandaian I Gusti Agung Widia pemberontakan dapat diurungkan.

Sedangakan akibat sering terjadi kekalutan di Puri Gelgel Klungkung menyebabkan I Gusti Ngurah Mambal mengembara ke daerah rakyatn punta yakni di wilayah bernama Watungsut / Batuangsut.

Pada Tahun 1343 ekspedisi Gajah Mada dari Majapahit yang di bantu oleh panglima perangnnya seperti Arya Kenceng, Arya Damar, Arya Belog, Arya Sentong, Arya Belontong, Tan Kober, Tan Kawur, dan Rakyan Punta. Setelah Bali dapt ditundukkan kecuali Arya Damar seluruh panglima perang majapahit di haruskan menetap di Bali untuk menjaga keamanan Pulau Bali. Rakyan punta menetap menjaga keamanan untuk daerah Batuangsut, sedangakn I Gusti Ngurah Mambal yang mengembara dari Gelgel Klungkung sampai di daerah Batuangsut bertemu dengan I Gusti Ayu Karang Putra dari rakyan Punta.

Mengingat tingkah laku dari I Gusti ngurah Mambal kepada rakyan punta baik, maka rakyan punta berkenan putrinya I Gusti Ayu Karang Putra dinikahkan oleh I Gusti Ngurah Mambal dan selanjutnya I Gusti Ngurah Mambal menetap di rumah mertuanya din Desa Batuangsut. Lama kelamaan I Gusti Ngurah Mambal menggantikan mertuannya sebagai penguasa di Desa Batuangsut sehingga Desa Batunagsut di ganti menjadi Desa Mambal sesuai nama penguasa yan memerintah desa tersebut.
Selanjutnya Perkembangan suatu Desa tidak terlepas dari perkembangan suatu desa tidak terlepas dari perkembangan penduduk sehingga Desa Mambal Berkembang dalam arti wilayah Desa diubah namanya dalam lingkup yang lebih kecil seperti :

Semana

Baturning
Umahanyar

Mekarbuana

Kecamatan Abiansemal

 

Semua termasuk dalam Kabupaten Badung, Provinsi Bali yang merupakan  Desa pemekaran dari Desa Mambal sejak tahun 1999.

 

Demikian perkembangan sejarah Desa Mambal secara singkat dari semenjak munculnya nama penguasa di Mambal sampai terbentuknya nama Desa Mambal.

  • Dibaca: 1465 Pengunjung